• akred 1
  • akred 2
  • pembekalan ppl
  • foto kkl
  • Madrasah Pembangunan

Jurusan PAI Bekali SDM-nya dengan Seminar “Pengembangan Teknologi dan Media Pembelajaran di Era Revolusi Industri 4.0”

22 Oktober 2019

Komitmen dalam mewujudkan visi “Menjadi Prodi Yang Terkemuka dan Kompetitif dalam Pengembangan Teknologi Pendidikan Agama Islam Berwawasan Keindonesiaan di Tingkat Nasional Pada Tahun 2036”,  Jurusan PAI, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), IAIN Pekalongan terus meningkatkan kualitas SDM dengan berbagai macam kegiatan. Salah satunya dengan mengadakan Seminar Nasional Pendidikan untuk para Dosen.

Senin, 15 Juli 2019 dengan Tema  “Pengembangan Teknologi dan Media Pembelajaran di Era Revolusi Industri 4.0” di kampus II Rowolaku-Kajen, Jurusan PAI mendatangkan pakar-pakar Teknologi Pendidikan diantaranya Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd. (Universitas Sebelas Maret, Surakarta) dan Dr. Hisyam Zaini, M.A. (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).

Dekan FTIK IAIN Pekalongan, Dr. H. Sugeng Sholehudin,M.Ag secara resmi membuka acara ini. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan dosen FTIK. “Revolusi industri 4.0 menjadi isu saat ini dalam pembelajaran berbasis IT, saya optimis dosen-dosen muda ini nanti yang akan menggantikan kami semua, dari sekaranglah saaatnya”. Acara yang diketuai oleh H.M Yasin Abidin, M.Pd sukses meningkatkan antusias dan ambisi dosen-dosen FTIK untuk menjadi pengajar yang melek IT.

Revolusi industri 4.0 telah mengubah hidup dan kerja manusia. Revolusi industri generasi ke-4 ini memiliki skala, ruang lingkup dan kompleksitas yang lebih luas. Kemajuan teknologi telah menciptakan kompentensi-kompetensi yang harus dimiliki setiap orang yang ingin menjadi bagian dari kemajuan tersebut. Itulah yang mendorong setiap orang mengakselerasi dirinya mendapatkan berbagai kompetensi tersebut dengan harapan pasar menerima keahlian mereka.. Untuk menghadapi era revolusi industri 4.0, diperlukan pendidikan yang dapat membentuk generasi kreatif, inovatif, kompetitif dan berpikir kritis. Hal ini dapat dicapai dengan mengoptimalisasi penggunaan teknologi sebagai alat bantu pendidikan yang diharapkan mampu menghasilkan output yang dapat mengikuti atau mengubah zaman menjadi lebih baik. Jurusan PAI perlu meningkatkan kualitas lulusan sesuai dunia kerja dan tuntutan teknologi digital. Proses pembelajaran harus mulai beralih menjadi proses-proses pemikiran yang visioner, termasuk mengasah kemampuan cara berpikir kreatif dan inovatif.

Menurut Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.PdKemenristek menyebutkan revolusi industri berdampak terhadap pendidikan menjadi jarak jauh atau online.” Era Disrupsi Teknologi Revolusi Industri 4.0 adalah satu era persaingan industri yang tidak selalu linier dan berbanding lurus dengan pendidikan. Untuk menghadapi Era ini maka diperlukan skill dalam menggunakan teknologi. Tahun 2015 semua pekerjaan 90% ICT Skill baru sisanya kompetensi Pembelajaran untuk ekonomi. Contohnya dulu akutansi dihitung manual, sekarang sudah lebih canggih. Penerapan Revolusi Industri 4.0 dalam dunia pendidikan, harus disesuaikan dengan peserta didik, membuat sistem pembelajaran yang Out of The Box sehingga bisa meningkatkan antusias dan partisipasi mahasiswa.

Dr. Hisyam Zaini, M.A. menyampaikan  Revolusi Industri 4.0 mengarah kepada generasi milenial, generasi yang lahir pada tahun 1980an dan 2000an. Generasi milenial dalam Bahasa Indonesia adalah generasi Y, generasi boomers. Revolusi Industri 4.0 adalah perubahan sosial dan kebudayaan yang berlangsung cepat dan menyangkut dasar kebutuhan pokok (needs) dan keinginan (wants) masyarakat. Sudah saatnya kita meninggalkan proses pembelajaran yang cenderung mengutamakan hapalan atau sekadar menemukan satu jawaban benar dari soal. Metode pembelajaran pendidikan Indonesia harus mulai beralih menjadi proses-proses pemikiran yang visioner, termasuk mengasah kemampuan cara berpikir kreatif dan inovatif. Hal ini diperlukan untuk menghadapi berbagai perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan.

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree