The Latest

PELATIHAN SUBMIT JURNAL ONLINE

Pekalongan, 5 Desember 2019. Jurusan PAI Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Pekalongan menyelenggarakan “Pelatihan Submit Jurnal Online” bagi mahasiswa semester akhir, dalam upaya meningkatkan kemampuan penulisan artikel ilmiah kolaboratif mahasiswa dan dosen pembimbing di lingkungan Fakultas. Publikasi karya ilmiah menjadi agenda penting bagi para akademisi (mahasiswa dan dosen), bukan hanya sebagai prasyarat semata tetapi hal tersebut juga dilakukan untuk masa depan dunia pendidikan di dalam Negeri. Mahasiswa wajib memiliki artikel yang sudah lolos bimbingan dengan dosennya sebelum melakukan publikasi, artikel ini kemudian di-submit online pada jurnal-jurnal kredibel, ini dapat menjadi modal rekam jejak mahasiswa sebagai akademisi.

Hendri Hermawan Adinugraha, SEI., MSI yang menjadi coach atau pemateri pada acara ini menekankan mahasiswa pada pentingnya memulai menulis jurnal sejak dini agar tulisan-tulisan mahasiswa bisa lebih bermanfaat secara akademik dan dapat dinikmati oleh halayak umum.

Fasilitas

Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) mempunyai  fasilitas yang memungkinkan terciptanya interaksi akademik antara sivitas akademika. Diantara fasilitas pembelajaran yang dimiliki antara lain:  

  1. Ruang Kelas yang representatif untuk pembelajaran. Setiap kelas dilengkapi dengan LCD Proyektor dan Soundsystem yang memungkinkan dosen untuk menggunakan media audio visual dalam pembelajaran.
  2. Perpustakaan dengan koleksi yang memadai. Di samping perpustakaan fisik, segenap sivitas akademika juga dapat memanfaatkan sumber pustaka online di website http://digitallibrary.iainpekalongan.ac.id/
  3. Ruang Prodi sebagai sentra pelayanan mahasiswa.
  4. Ruang Ujian untuk pelaksanaan seminar proposal skripsi dan munaqasyah skripsi.
  5. Laboratorium Bahasa untuk pelaksanaan praktik pembelajaran istima’.
  6. Laboratorium Komputer untuk pelaksanaan praktikum komputer dan statistik pendidikan.
  7. Ruang Baca
  8. Laboratorium Microteaching untuk pelaksanaan praktik pembelajaran.
  9. Gazebo Belajar untuk ruang interaksi mahasiswa di luar perkuliahan untuk berdiskusi dan menyelesaikan tugas perkuliahan.
  10. Di samping sarana pembelajaran di atas, Jurusan PAI juga mempunyai fasilitas yang menunjang kegiatan segenap sivitas akademika seperti Lapangan Tenis/futsal, Graha Mahasiswa, Auditorium, Poliklinik, Masjid Kampus, Ruang Rapat, Area Parkir, Kantin, Taman.
  11. Koperasi Mahasiswa, Pos Keamanan 24 jam dan Guest House.

Akreditasi

Alhamdulillah...

Berdasarkan SK BAN-PT No. 558/SK/BAN-PT/Akred/S/II/2018, Jurusan Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Pekalongan TERAKREDITASI A

Profil Lulusan

PROFIL LULUSAN JURUSAN PAI

  1. Menjadi guru Pendidikan Agama Islam tingkat sekolah dasar dan menengah, berkepribadian yang baik, berpengetahuan luas dan mutakhir di bidang pendidikan agama serta mampu menerapkan teori-teori pendidikan dan pembelajaran.
  2. Menjadi supervisor pendidikan dan konsultan dalam bidang pendidikan Islam
  3. Menjadi peneliti PAI di Sekolah, Madrasah dan Pondok Pesantren
  4. Menjadi pelatih di berbagai pelatihan pendidikan Agama Islam
  5. Menjadi penulis buku-buku Pendidikan Agama Islam
  6. Menjadi enterpreneur yang berjiwa PAI.

Tujuan

TUJUAN JURUSAN PAI FTIK IAIN PEKALONGAN:

  1. Menghasilkan guru PAI profesional di Sekolah, Madrasah, dan pondok Pesantren
  2. Menghasilkan peneliti PAI di Sekolah, Madrasah dan pondok Pesantren
  3. Menghasilkan calon pelatih di berbagai pelatihan pendidikan Agama Islam
  4. Menghasilkan calon penulis buku-buku Pendidikan Agama Islam
  5. Menghasilkan calon konsultan dalam bidang Pendidikan Islam

 

Sekilas Jurusan

Jurusan S.1 Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Pekalongan sudah terakreditasi ’A’ berdasarkan keputusan BAN PT No.558/SK/BAN-PT/Akred/S/II/2018 tertanggal 20 Februari 2018. Untuk dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi handal, para pengampu mata kuliah pada Jurusan  S.1 Pendidikan Agama Islam terdiri dari para ahli di bidangnya, dengan pengalaman yang cukup memadai baik dalam negeri maupun luar negeri, serta berpendidikan  S.2 dan S.3. Agar terbentuk sarjana pendidikan yang memiliki kompetensi tinggi, para mahasiswa Jurusan  S.1 Pendidikan Agama Islam tidak hanya dibekali dengan teori-teori pendidikan Islam, melainkan dibekali  juga dengan mata kuliah-mata kuliah yang bersifat praktikum  antara lain: PPL Praktek Mengajar, Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Ketarbiyahan, Praktikum Ibadah dan Tilawah dan Micro Teaching.

Dalam rangka memberikan penguatan kepada mahasiswa calon guru PAI, pengurus HMJ PAI telah sukses mengadakan Seminar Nasional Pendidikan bertempat di lantai 4 gedung FTIK IAIN Pekalongan pada hari Minggu tanggal 10 November 2019. Dengan pemateri Bapak Dr. Muhammad Ahsan, S. Ag., M. Kom. dan Bapak Ali Formen, S. Pd., M. Ed., Ph. D., serta dengan moderator Bapak Labib Maimun, M. Pd. Acara ini bertemakan “Urgensi Peran Guru PAI dalam Penguatan Moralitas Guna Menyongsong Era Society 5.0”. Acara tersebut dibuka oleh Bapak Agus Khumaedy, M. Ag. selaku Sekretaris Jurusan PAI FTIK IAIN Pekalongan. Dalam sambutannya beliau memaparkan, bahwa saat ini perubahan serba cepat dan membawa dampak yang luar biasa. Pada saat ini peran guru PAI masih menjadi tema, tapi tidak tahu bagaimana peran guru PAI di masa yang akan dating, apakah itu masih digunakan atau tidak. Oleh karena itu kita harus bisa mengikuti perkembangan dan perubahan zaman.

Sebelumnya juga sudah dijelaskan oleh Muhammad Rizqi Maulana selaku OC acara tersebut, bahwa era 5.0 sebagai penyeimbang revolusi industri 4.0 dimana manusia dimudahkan oleh teknologi. Harapan dari acara tersebut seperti yang disampaikan oleh Ade Riza Musoffa selaku Ketua Umum HMJ PAI FTIK IAIN Pekalongan yaitu, kita sebagai calon guru PAI bisa berperan sebagai guru yang bisa mengembalikan kepercayaan siswa tentang peran guru yang sudah mulai hilang, serta hadirnya kita semua dalam mengikuti acara ini diniatkan untuk mencari ilmu, karena sebagai laki-laki maupun perempuan diwajibkan untuk mencari ilmu. Adapun Bapak Dr. Muhammad Ahsan, S. Ag., M. Kom. selaku pemateri I menekankan pada peran guru PAI dalam pendidikan pengembangan karakter di era digital, sedangkan Bapak Ali Formen, S. Pd., M. Ed., Ph. D. selaku pemateri II memberikan beberapa renungan berkaitan dengan era society 5.0. Dalam acara ini bukan hanya dihadiri oleh mahasiswa IAIN Pekalongan saja, tetapi dihadiri juga oleh mahasiswa-mahasiswa dari Universitas lain di Jawa Tengah. Seperti dari UIN Walisongo Semarang, IAIN Surakarta, dan IAIN Salatiga.

Page 1 of 4
We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree